Archive for Januari, 2008

Kereta Terakhir di Stasiun Blogsphere

banner-lasttrain.jpg

Aku berdiri memandang nisan seorang teman yang baru saja meninggalkan blogsphere maha luas ini. Memandang tak percaya bahwa kematian di dunia maya pun bisa terjadi kapanpun. Padahal dia baru beberapa bulan ini terlahir hampir berbarengan denganku. Ahya, kematian. Sudahlah.

Dengan penuh kesedihan aku meletakkan bunga dan berlembar-lembar surat dari beberapa sahabatnya yang ditulis dengan gaya bahasa aneh dan uniknya di samping makamnya yang harum itu. Sampai jumpa kawan. Semoga kau segera terlahir kembali.

Lalu aku berjalan menuju suatu perbatasan dimana semuanya terpisah. Nyata dan fiksi. Aku berjalan menuju stasiun blogsphere. Berat rasanya untuk memesan tiket perjalanan pulang ke dunia nyata di loket logout. Tapi demi suatu hal yang amat penting akhirnya aku putuskan untuk mendapatkan tiket itu. Rasa bimbang tak kunjung juga hilang sampai ketika berada di depan pintu sempit menuju peron.

“ Maaf tuan, apa ada yang salah ? “ Tiba-tiba sang penjaga pintu bertanya.
“Oh, tidak. Semuanya baik.” Jawabku dengan enggan.
“Mereka yang lain juga sama seperti tuan.” Si penjaga pintu itu berkata penuh senyum.
“Ohya? Sama bagaimana maksud anda?” Tanyaku.
“Yah, sama. Persis. Merasa berat meninggalkan dunia yang penuh kata ini. Bahkan ada yang sampai bolak-balik untuk meminta izin kepada teman-temannya yang menyayangkan kepergiannya.” Raut mukanya berubah sedih. “Tapi akhirnya mereka naik ke kereta mereka dan duduk di gerbong yang penuh tanda tanya itu. Beberapa dari mereka ada yang datang lagi kesini sedangkan yang lainnya belum datang. Tak ada yang tahu tuan. Itu kehendak mereka masing-masing. ” Dia berhenti berucap dibarengi suara kepulan asap kereta yang sudah siap berangkat.
“Siapa saja yang memesan perjalanan pulang hari ini?” Tanyaku lagi.
“Sepertinya hanya tuan seorang. Belum ada yang melewati pintu ini dari tadi” Jawab si penjaga.
“Boleh saya memesan sesuatu?” Terlintas sebuah pikiran di kepalaku.
“Silahkan tuan.”
“Mungkin permintaan ini agak berat. Begini, saya mau anda cegah setiap orang yang ingin melewati pintu ini setelah saya pergi. Agar dunia di belakang saya masih tetap ramai.”

“Bukankah itu wewenang pribadi setiap penghuni blogsphere? Saya tidak berani tuan. Maaf.” Tolaknya penuh maaf.
“Itu memang benar. Ahya, begini saja untuk beberapa minggu ini sebaiknya tidak ada kereta yang diberangkatkan dari sini sampai saya kembali. Supaya dunia ini tetap ramai, biarkan saya yang hina ini saja yang pergi.” Tak sadar aku berkata penuh paksaan.
“Hmm…” Si penjaga berpikir sejenak. “Baiklah tuan akan saya usahakan. Akan saya sampaikan ke kepala stasiun.”
“Bagus. Jangan lupa sampaikan pesan saya tadi kepada mereka kalau mereka ingin pergi juga. Setidaknya setelah saya kembali.” Fiuh, Akhirnya aku melewati garis perbatasan ini.
“Semoga perjalanan anda menyenangkan tuan. Saya akan menunngu kedatangan tuan kembali. Teman-teman tuan disini juga akan merindukan tuan.” Si penjaga terlihat senang.
“Terima kasih, sampai jumpa lagi. Saya pasti kembali.”

Dan aku berbalik memunggungi penjaga itu. Naik keatas gerbong dan akhirnya duduk tenang di atas kereta yang mulai bergerak ini. Entah kapan aku kembali….

~ Sampai Jumpa ~

STILL VIRGIN

blog-imgbanner-virgin.jpg

“Tuk… Tuk… Tuk…“
Dengan isengnya salah seorang teman sekelas saya mengetukan tangannya ke daerah tengah kaki di antara tulang kering dan pahanya.
“Anjrit !! Kopong banget !!” Teriaknya penuh ketakutan sampai membuat teman-teman saya yang pejantan semua ini kebingungan dan ikut ketakutan.
“Keseringan kali maen sabunnya ?” Celetuk salah seorang teman saya yang lain.
“Kaya nggak pernah aja lo…!!”
“Semua juga pernah kan..?”
“Ah, gue kaga….”
“Bohong banget..!!”
“Duh, jangan gila donk…”

Mereka teriak-teriak tidak jelas mempertahankan pendapatnya masing-masing. Padahal mereka tidak tahu apa yang sebenarnya mereka bicarakan. Dasar anak muda.

Ahya, sebenarnya hal yang dilakukan seorang teman saya tadi adalah sebuah mitos salah satu cara untuk mengetahui keperjakaan seorang laki-laki. Mengetuk dengkul sampai terdengar suara yang aneh. Kalau suaranya keras berarti dia bisa dikatakan sudah tidak virgin lagi.

Kata virgin dalam bahasa Inggris bisa berarti perawan atau perjaka. Prof. Mugeni Jaelani Durjani S.Xs mengatakan bahwa virgin adalah sebuah keadaan dimana seseorang belum pernah melakukan hubungan intim dengan lawan jenis atau sejenis atau malah dengan dirinya sendiri. Hal ini mengakibatkan orang salah pengertian bahwa istilah virgin digunakan hanya untuk wanita saja.

Virgin bukan hanya harus dijaga oleh kaum wanita karena seorang pria juga bisa kehilangan ke-Virgin-annya. Bedanya adalah kaum wanita jika kehilangan virginitasnya bisa diketahui dengan mudah. Sedangkan untuk kaum pria sulit sekali mengetahuinya. Padahal setiap orang pasti kehilangan ke-Virgin-annya entah dengan cara yang baik atau yang salah. Kaum prialah yang lebih sering kehilangan virginnya.

AYO semuanya, para pemuda-pemudi yang penuh semangat..!! Buktikan kalau kita bisa menjaga ke-Virgin-an kita. Walau paksaan dan godaan syetan yang terkutuk siap menerkam kita. Buktikan bahwa tidak semua anak muda rela menghempaskan ke-Virgin-annya dengan begitu mudah.

***

Mohon maap kalo mau masang banner klik aja kodenya

banner-virgin01.jpg
banner-virgin02.jpg
***
NO SEX UNTIL MARRIED..!!
KEEP VIRGIN, STILL VIRGIN..!!
ROCK N ROLL…!!
***

KOPDAResource : Telat Lagi

kopdar.jpg
“Persembahan dari Niez“ 

Ahya, kemarin saya kopdar lagi di WTC Serpong bareng makhluk-makhluk Tangerang. Seperti biasa saya telat lagi datangnya, kaya kopdar2 sebelumnya. Huh, jadi ketinggalan resepsinya deh. Hehehe…

Begini kronologinya. Pertama sudah janji dengan Om Herry yang supermama eh superbaik itu di pintu tol Bekasi Barat jam 11. Ternyata beliau ada urusan sehingga baru bisa datang jam 12 lewat. Untungnya beliau sadar akan kehadiran saya di depan Metropolitan Mall Bekasi sehingga beliau rela teriak-teriak manggil saya. Langsunglah kami meluncur ke Benua Banteng itu. Sampai sana langsung ke Solaria yang ternyata masih banyak di huni orang. Ada dua orang sih yang sudah pergi.

Ini daftar hadirnya:

Ada sebuah kuis juga loh yang berhadiah buku dan tas cantik dari Mbak Hanna. Yang menang Om Caplang, Om Herry sama Om Payjo. Hohhoh…
Dikarenakan mereka sudah lama berada disana jadi perlahan-lahan hilanglah mereka dari pandangan saya. Sampai hanya tertinggal 5 orang pria dewasa yang memulai obrolan dewasanya. Huahahaha…

Telat juga postingnya…
- Liputan Kopdar Blogger Tangerang di WTC Serpong
- Blogger Benteng Bersatu
- Kopdar Bloger Tangerang
- Bukan Kopdar Biasa
- WTC Serpong dan Kopdar Pertamaku
- Laporan kopdar blogger tangerang
- Untuk Sahabat

Komunitas Blogger Bekasi

blogbekasi.jpg
“Wah sekrinsutnya kaga jelas”

Woah….

Setelah kopdar di Serpong tadi siang saya jadi sedikit minder *hihih* kenapa di Bekasi tidak ada acara seperti ini yah ? Akhirnya saya cari-cari infrotmasih di mesin gugel dan akhirnya nemu juga komunitas blogger bekasi yang namanya adalah Planet Bekasi.

Saya baru mengirimkan sebuah permintaan penjelasan komunitas ini ke authornya yaitu mas Vavai.

Mudah-mudahan saya diterima di sana…

Dunia itu luas yah, Huuahahahaha….

Halaman Berikutnya »