Archive for Desember, 2007

4 Bulan Nyangsrang di Blogsphere

blog4thmonth.jpg

Assalamualaikum…

Ahya, ternyata sudah beberapa bulan ini saya memasuki dunia maya dari sisi lain setelah menjadi gamers, fs-ers, chatters, b***pers & macam-macam lain yang banyak itu. Mungkin ini Sebuah Perhitungan yang Tidak Tepat karena hanya dengan ditemani Semangkuk Bubur Ayam kala itu tak sengaja menjejaki tulisan-tulisan anda semua yang kemudian menarik hati saya. Sebuah Ucapan Terima Kasih yang besar sekali untuk anda yang sudah merasuki otak saya sehingga di usia 18 Tahun ini saya mulai ngeblog. Lebaran & 3 kematian di daerah saya sempat menyurutkan Rencana Buruk si “Om” untuk Ikutan Iseng didunia blog yang mulai Gila di suatu malam yang katanya “Endless Midnight” itu. Dan akhirnya setelah Proses Pembenahan yang singkat, saya mulai mencoba menulis tentang Konversi Kompor Gas dirumah saya ketika seorang tetangga Meninggal Sebelum Menikah. Rintik Hujan & Denting 5 Senar menghiasi duka yang menyelimuti keluarganya (dramatisir berlebihan, hikz…). Tekanan Dahsyat dari Sang Tugas juga sempat bikin pusing karena semuanya terasa dikejar deadline yang akhirnya diakhiri oleh When The Depression Gone, sang pembunuh rasa stress yang berlebihan. Rasa stress yang datang lagi waktu FlashdiskKu Tercinta hilang dan menyebabkan Hilangnya Satu cinta unuk Tiga Cinta saat semuanya rame-rame bikin Tribute to HIV/Aids. Flu, Cinta dan Ujian disekolah juga mbikin Wong Jowo Ora Iso Ngomong Jowo mulai dihina oleh Orang Barat. Orasi didepan Guru Dungu Dikalau Kita Kesal juga nggak mungkin bikin kita jadi Rindu Ibu Dibalik Bui. Ok, sekarang saya mulai menyisihkan waktu untuk Menuju Ujian Negara setelah 3 Tahun Dibarak Pengungsi yang menyebabkan saya bertemu senior-senior di KOPDAResource : Muda di Fiksi, Muda di Kenyataan ini. Tetap Semangat…!!!

~ FIN ~

Ah, capek bikin kisah kilas balik gini. Malah kaga nyambung jadinya. Judul-judulnya kaga bersahabat nih buat dijadiin satu *padahal dia yang bikin sendiri tuh*. Puyeng dah. Pokoknya intinya gitu deh *begimana?* ya begitu. Pokoknya terima kasih yang sebuanyuak-buanyuaknya buat yang udah peduli sama blog punya pangeran tampan ini *ngarep*. Sampe saya betah dan nggak sadar kalo udah 4 Bulan Nyangsrang di Blogsphere. Ini baru langkah awal. Perjuangan masih panjang cuy. Terima kasih semuanya. Hehehehe……

*Puyeng, istirahat dulu…*

~THE END~

~SAYONARA~

KOPDAResource : Muda di Fiksi , Muda di Kenyataan

Kamis, 27 Desember 2007. Akhirnya saya ketemu juga dengan muka-muka blogger yang sudah kawakan. Yakz, saya baru saja KOPDAR alias kopi darat (katanya kapan-kapan kopi laut aja, hehehe..) sama blogger yang sudah senior dan “umurnya” juga senior pula. Kelas berat katanya kali ini. Menghadirkan om Eby/Erander yang ternyata sudah kumisan & berjenggot datang bersama saudaranya, om Anggara yang ternyata nggak jambul dikawal istrinya, mbak Chika sang ratu yang ehm, om Edy Caplang yang kurus sama kaya saya, mas Adit yang memang benar ganteng, mas Yudis si tukang kopi, om Herry dari rumah kayu bekas, om Mbelgedez santri *cie…*, dan manusia tampan *uahemm..* ini beserta mas Nino yang berusaha dimurtadkan dari Friendster blog untuk segera di baptis di WordPress.

kopdar.jpg

Janjinya jam 5 di kumpul di Red Pepper, Plaza Indonesia. Karena saya takut macet kalo berangkat sore akhirnya saya putuskan jalan jam 2 nungguin kereta malah jalan jam 3. Turun di Pasar Senen jam 4 langsung naik bus ke Bundaran Hotel Indonesia. Jam 5 kurang mondar-mandir nggak jelas muter-muteri Food Court akhirnya secara tak sengaja mendengar orang yang bicara kopdar. Sang ratu ternyata langsung menyapa karena dia tahu gelagat orang yang mau kopdar, celingak-celinguk bingung kaga jelas.

Ok, akhirnya semuanya kumpul. Dengan dilindungi papan bertuliskan “Reserved” kita seenak udel rame-rame aja nderetin meja menghalangi jalan orang. Ngobrol, makan, photo-photo *narses semua kecuali om Mbel, hehhe…*, cengar-cengir, rencana kopdar selanjutnya, pokoknya etc dah. Kalau ada omongan yang mengandung *teett..*, langsung disensor dikarenakan terdapat anak kecil disana. Aduh-aduh, emang saya masih kecil ya? 18 tahun, usia yang imut *halah* diantara mereka yang kaya marmud, hehehehe……. Dan usia 4 bulan di blogsphere jagakarsa yang luas ini. Muda di dunia maya, muda juga di dunia nyata. Secara, kopdar baru pertama gitu. Harus banyak belajar dari senihor-senihor.

Duh, terima kasih sudah mau bertemu ditempat yang jauh itu. Om Herry malah langsung dari Bandung. Kalo kopdar lagi jangan jauh-jauh ya. Nanti aku dicariin mami, hihihihh… Terima kasih buat om Eby yang udah traktir, om Herry yang udah ngajarin SketchUp, mbak Chika yang udah ngundang *maklum ratu*, om Mbel yang udah nganter dan semua yang udah datang. Terima kasih semuanya. Semoga kita bisa bertemu lagi.

*melambaikan sapu tangan sambil menunggu kopdar selanjutnya*

Ditemenin sama :
Mbak Chika >> Kopdar: All In One
Mas Adit >> Kopdar Agen Rahasia Red Pepper
Om Anggara >> Beberapa Blogger Yang Pernah Saya Temui dan Blogger-Blogger Yang Ingin Saya Temui
Om Eby >> Liputan Dari Plaza Indonesia
Om Herry >> Bubar Kopdar koq Nyasar? Emang udik Dasar

3 Tahun di Barak Pengungsi

jimbaran-sunset-01.jpg

Kamal, seorang anak yang seharusnya duduk dibangku SMP seperti anak seumurannya itu termenung menghadap pantai yang dari kejauhan terlihat matahari yang enggan bersinar. Dia duduk mengingat hari ini 3 tahun lalu melihat kuasa Allah yang memberikan gelombang air besar yang sangat menyeramkan Sebuah bencana yang datang setelah gempa sesaat dimana kala itu dia sedang bermain kelereng bersama temannya.

Kamal selalu merinding jika mengenang saat dia terasa seperti dipukul oleh kayu sebesar tubuhnya dengan keras sekali. Padahal hanya air yang mengelusnya. Mengingat ketidak sadarannya setelah 2 hari mengapung di air hanya dengan memeluk batang pohon pisang yang sungguh hanya karena kuasa Allah dia masih hidup. Rasa lapar yang sangat amat hanya dibendung dengan air cokelat yang rasanya tak akan habis walaupun diminum bertahun-tahun karena terbentang begitu luasnya diantara tubuhnya yang kecil.ketika lemas tubuhnya tak bisa disemangati lagi dia tertidur dan entah setelah berapa lama ketika tesadar dia sudah berada disebuah tenda besar bersama orang-orang yang tidak dikenalnya. Dia tidak tahu dimana dia terbaring. Dia berlari keluar berusaha mencari tahu apa yang telah terjadi, mencari orang yang dia kenal, mencari teman main kelerengnya, mencari orang tuanya. Diluar yang dia dapat hanyalah spanduk putih besar bertuliskan “PEDULI TSUNAMI ACEH PT. INI ITU”. Dia hanya berdiri termenung dikelilingi wara-wiri orang, disini.

Sudah 3 tahun Kamal lalui dengan hidup dibarak pengungsi bersama orang-orang senasibnya. Selama itu dia kehilangan segalanya. Tetapi disini dia mendapat teman baru, keluarga baru dan hidup baru. Semangatnya tetap memuncak untuk mengejar dia punya cita-cita. Saat ini dia hanya belajar di sekolah darurat yang katanya buatan pemerintah itu.

Kamal tidak boleh terus menangis. Kamal harus terus bersemangat. Kamal ingin membuat orangtuanya bangga meski sekarang entah dimana mereka gerangan. Kamal akan terus mengejar cita-citanya. Kamal, yang bangun dari renungannya dan berjalan berbalik diiringi senja dan matahari yang dia sadari ternyata lelah itu tenggelam diujung bumi, akan terus bersemangat menjalani hidupnya. Meski hidup dibarak pengungsi.

SEMANGAT….!!!

Untuk seorang teman yang setelah kami lulus SD dia pergi kekampungnya di Serambi Mekah sana. Sekarang entah bagaimana nasibnya setelah bencana dahsyat itu melanda. Kenangan bersamamu takkan terlupakan kawan.”

Menuju Ujian Negara

Ah… Akhirnya setelah melewati berbagai macam kegiatan, smester ini usai sudah. Hati yang tertekan saat Uji Kompetensi semakin menggila ketika sesuatu yang hilang dan tubuh yang sakit-sakitan mendera manusia tampan
ini. Ah ya guru itu juga sepertinya sudah melupakan saya loh, hehehehe…..

Ok, sekarang baru dimulai perjuangan untuk menuju Ujian Negara (UN, apalah itu) yang jadwalnya sepertinya katanya adanya adalah April nanti. Yaw, dikarenakan saya SMK jadi cuma ditambahin satu mata ujian yaitu Uji kompetensi sesuai jurusan yang dipilih. Lain dengan SMA yang ditambah 3 lagi pelajaran yang diujikan. Ya, ujian itu sudah terlewati dan baru kemarin nilainya keluar.

Ehm ehm, dengan agak sedikit sulit menerimanya *halah*, inilah salah satu nilai UN saya yang hina ini *halah lagi*.

Uji Kompetensi Sekolah Menengah Kejuruan Negara Indonesia

Nama : Si Arthur Moerz (halah berubah)
Bidang Keahlian : Multimedia, Tekhnik Informatika
Produksi : Pembuatan Film 3 Dimensi
Nilai :

- NPR (Nilai Proposal) = 9.00
- NUK (Nilai Unjuk Kerja) = 8.00
- NPJ (Nilai Produksi/Jasa) = 7.00
- NKK (Nilai Kumulasi) = 8.00
- NAT (Nilai Attitude) = 8.60
- NLP1 (Nilai Laporan 1) = 7.90
- NLP2 (Nilai Laporan 2) = 8.00
- Nilai Kompetensi = 8.10

Alhamdulillah, sepertinya nilai 8.10 cukup sudah setelah kerja keras bagai kuda setelah pengerjaan, ujian, presentasi, dan laporan yang njelimet akhirnya selesai. Nilai kelulusan setiap satu mata pelajaran adalah 4.25 sepertinya, entahlah itu bisa berubah. Dan untuk nilai rata-rata semuanya 5.01 sebagaimananyah mustinyah untuk lulus.

Eh iya hampir lupa, saya ucapkan terima kasih kepada 4 orang teman saya yang sudah bekerja sama dengan baik sebagai satu team mengerjakan tugas ini dengan seasin keringat kita. Smester besok akan dipenuhi pelajaran tambahan, pemantapan dan try out sana-sini akan semakin berat kawan. Berusaha untuk merubahnya menjadi seringan mungkin jadinya. Dukunglah kami *hoyeh* yang dilanda Ujian Nasional ini. Hehehe, minta dukungan sedini mungkin. Buat Motivasi gitu.

Teman-teman seangkatan saya dan yang masih sekolah lainnya juga di blogsphere ini, ayo terus berjuang, berusaha dan tak lupa berdoa. OK…!!!

BTW *yoi btw* eneweh beesweh mana yuah ucapan suelamuetnyuah ? 8.10 gituh…!!

Nyahahahaha…..

Halaman Berikutnya »